Kasihnya,
tlah menghidupkan kita
dan menjadikan-indah suka duka perjalanan
di jejak penuh warna, keseharian kita
Doa-doanya,
tlah mengokohkan kita
dan menuliskan bait-bait perjuangan
di dinding dan pintu, jiwa kita
Sungguh,
Kenangan kita akan Bunda,
adalah kenangan-abadi semesta
bagai hidup dan warna-warni nya.
Kerinduan kita pada Bunda,
adalah cinta-sejati semesta
yang menyejarah sepanjang hayat.
Wahai,
Kenapa cinta dan rindu kita
kerap hanya menjelma sesaat ?
22 Des 2006.
==========
Higashi Arima, Kawasaki.
Friday, December 22, 2006
Saturday, October 28, 2006
'Ied-Mubarak 'inda Yaumil-Quds

Takbir kami,
menggema bersama desingan peluru
senja hari ini
melukis merahnya langit dengan kobaran amarah
mengekalkan luka
Takbir ini,
menjadi batas
antara kami dan mereka
antara perjuangan dan impian
antara amis darah dan wangi kesturi
Akankah,
Takbir kami,
abadi menemani senandung para pengembara
yang mengukir merahnya kelopak mata demi al-Quds ?
Bagi kami,
Hidup ini,
tlah lama tak lagi sebuah pilihan
sebab al-Firdaus telah memaksa anak-anak kami
Menjual jiwanya
Bagi kemilau berjuta Cinta, Sang-Kekasih
Takbir kami, kini
bergelora melukis jejak suci-abadi
dan menoreh Cinta,
pada jiwa-jiwa mempesona.
30 Ramadhan 1427 H
-----------------------
"...pada tepi mimpi ied mubarak, di beranda al-Quds.. "
Subscribe to:
Posts (Atom)